Sektor Perikanan dan Administrasi Keuangan Jadi Fokus Utama: Wabup Charlos Viali Minta Sinergi Tanpa Hambatan


Langgur,
Lintas-Timur.co.id - Masih dalam rangkaian penyampaian pada kegiatan “Kopi Pagi” di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Maluku Tenggara, Selasa (12/5/2026), Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pembangunan dan ketertiban administrasi.

Hadir mewakili Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun, Charlos menyampaikan sejumlah poin strategis, mulai dari pengelolaan potensi daerah hingga penyempurnaan sistem pelaporan keuangan, di hadapan para pemangku kepentingan dan pimpinan instansi terkait.

Salah satu poin utama yang disampaikan adalah terkait pengelolaan sumber daya alam, khususnya di sektor kelautan dan perikanan yang menjadi potensi unggulan daerah.

Charlos menegaskan pentingnya komunikasi yang transparan antara pemerintah daerah, masyarakat, dan Satuan Pengawasan dan Pengelolaan Berkelanjutan Sumber Daya Perikanan (SPPBG).

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak beranggapan bahwa pemerintah tidak mau bekerja sama dalam penyaluran hasil tangkapan ikan.

“Jangan sampai masyarakat berpandangan kami tidak mau bekerja sama dengan SPPBG dalam penyaluran ikan.

Justru sebaliknya, kami sedang terus komunikasikan alasan mengapa ada jenis ikan yang dilarang atau dibatasi penangkapannya.

Hal ini kami jelaskan agar semua paham bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk kelestarian dan keberlanjutan sumber daya kita agar bisa dinikmati anak cucu nanti,” tegas Charles Viali.

Selain sektor ekonomi, Charles juga membahas progres program-program prioritas nasional seperti Operasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mempercepat pembebasan lahan untuk keperluan pembangunan, meskipun sering menghadapi kendala di lapangan, seperti perbedaan kepemilikan lahan yang menyulitkan akses lokasi.

Sementara untuk program MBG, peran pemerintah daerah lebih banyak berada di sisi pengawasan agar penyaluran dan pelaksanaan berjalan sesuai aturan.

Fokus penting lainnya adalah ketepatan waktu dan kelancaran administrasi keuangan. Secara khusus, Charlos berbicara langsung kepada Kepala KPPN Maluku Tenggara, Muslim, terkait alur koordinasi antarinstansi.

Ia meminta agar apabila di kemudian hari ditemukan staf dari dinas-dinas atau perangkat daerah yang terlambat menyampaikan dokumen, laporan, atau pertanggungjawaban, pihak KPPN segera berkoordinasi dan menginformasikannya.

Hal ini agar pemerintah daerah dapat langsung menindaklanjuti dan mengeksekusi perbaikan tanpa menunggu persoalan menumpuk atau menjadi hambatan birokrasi.

“Kepada Bapak Kepala KPPN Pak Muslim, jika misalnya ada staf kami yang terlambat menyampaikan berkas atau ada hal yang kurang lengkap, mohon dikoordinasikan secepatnya kepada kami.

Kami ingin segala proses berjalan cepat, langsung dieksekusi, dan tidak ada hambatan administrasi yang menghambat laju pembangunan di daerah ini,” pungkasnya.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk terus mempererat kerja sama.

Semua pihak sepakat bahwa sinergitas yang kuat adalah kunci utama agar Kabupaten Maluku Tenggara semakin maju, tertib administrasi, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat luas.(**)


Lebih baru Lebih lama