Gubernur Maluku Tinggalkan Ibadah Jelang Perayaan Paska, Dan Hadiri Lokasi Konflik di Ohoi Danar


Tetes Air Mata Terlihat Saat Meminta Warga Jangan Terprovokasi dan Serahkan Pada Aparat Hukum


Langgur, Lintas-Timur.co.id - Gubernur Maluku Hendrik Lewerisa mengutamakan kepedulian pada rakyatnya dengan meninggalkan perayaan Paska untuk langsung menghadiri lokasi konflik di Desa Ohoi Danar, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, pada Minggu (29/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia ditemani langsung oleh Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun beserta jajaran Forkopimda Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Dalam pertemuan tatap muka dengan warga yang bertikai, sang gubernur bahkan sempat meneteskan air mata menyaksikan kondisi yang terjadi di tengah persiapan umat Kristiani menyambut hari raya suci tersebut.

Kehadiran Forkopimda menjadi bukti komitmen bersama pemerintah daerah dalam menangani situasi dan memulihkan kedamaian di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Lewerisa menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi dari berbagai pihak.

Ia mengajak seluruh warga untuk menyerahkan proses penanganan lebih lanjut kepada aparat penegak hukum guna memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan prinsip negara hukum.

"Kita tidak bisa tinggal diam melihat rakyat kita saling bertikai".

Meskipun hari raya Paska adalah momen penting bagi umat Kristiani, namun kewajiban saya sebagai pemimpin untuk berdampingan dengan rakyat yang sedang mengalami kesulitan adalah yang utama," ucapnya dalam kesempatan itu.

Gubernur juga menegaskan bahwa pihak pemerintah akan terus mengawasi perkembangan situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Hal ini di maksudkan untuk memulihkan kedamaian serta menangani kebutuhan masyarakat yang terdampak konflik, dengan dukungan penuh dari Bupati dan Forkopimda tingkat provinsi serta kabupaten Malra.(**)

Lebih baru Lebih lama