Petakan Potensi Ekonomi Daerah, Pemkab Malra dan BI Identifikasi 10 Komoditas Andalan


LANGGUR, LINTAS-TIMUR.CO.ID
 - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bekerja sama dengan Bank Indonesia menyelenggarakan penelitian Komoditas Produk dan Jenis Usaha Unggulan (KPJU) tahun 2026, sebagai langkah strategis mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

‎Penelitian yang diselenggarakan setiap lima tahun ini untuk ketiga kalinya dilaksanakan di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara.

‎Pada tahun 2026, kegiatan ini difokuskan untuk memetakan sepuluh komoditas unggulan yang diambil dari sebelas kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Maluku Tenggara.

‎Supervisor Konsultan Bank Indonesia Wilayah Maluku, Fatma F.R., menjelaskan bahwa pengumpulan data KPJU akan dilakukan dari tingkat kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui tiga tahapan penelitian.

‎"Kami menargetkan terpilih sepuluh KPJU unggulan di Maluku Tenggara. Pada tahap akhir, hasil penelitian akan difinalisasi bersama Sekretaris Daerah dan sepuluh panelis, sebelum dikirimkan kepada Bank Indonesia pada akhir Oktober 2026," ujar Fatma dalam pertemuan di Ruang Rapat Bupati, Rabu (9/9/2026).

‎Ia menegaskan pentingnya data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. "Program ini merupakan prioritas utama lembaga moneter di Indonesia guna mendukung kebijakan pemerintah daerah.

‎Oleh karena itu, kami mengharapkan seluruh OPD mengisi data secara nyata, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah," tegasnya.

‎Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Maluku Tenggara menambahkan, hasil pemetaan ini selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui Forum Diskusi Terpimpin bersama OPD teknis guna menyelaraskan program prioritas pembangunan daerah.

‎"Penyelarasan ini bertujuan agar setiap program pembangunan benar-benar berbasis pada potensi unggulan masing-masing wilayah.

‎Kami terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia agar visi dan misi Bupati dapat tercapai melalui pemanfaatan potensi sumber daya alam serta peningkatan kualitas UMKM di daerah," jelasnya.

‎Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap hasil pemetaan KPJU dari Bank Indonesia dapat menjadi acuan utama dalam menyusun berbagai kebijakan strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di Bumi Larvul Ngabal.(**)

‎ 


Lebih baru Lebih lama