Wabup Maluku Tenggara Buka Bimtek Dana BOS: Bersih Kelola, Jangan Takut Tunjukkan Bukti


Langgur, Lintas-Timur.co.id
-  Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viani Rahantoknam membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) bagi kepala sekolah, bendahara, serta operator dari seluruh wilayah Kabupaten Maluku Tenggara.

Dalam sambutannya, Wabup Charlos menyatakan Dana BOS merupakan instrumen strategis dari Pemerintah Pusat untuk menjamin setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak, bermutu, dan berkeadilan.

Ia juga mengapresiasi kehadiran peserta yang datang dari berbagai pelosok daerah, mulai dari wilayah Utara, Timur, Besar, Utara Barat, hingga Selatan Barat.

“Perjuangan Bapak Ibu menempuh perjalanan jauh ini harus dibarengi dengan semangat mengikuti pelatihan secara sungguh-sungguh.

Tujuannya agar penyusunan perencanaan dan pelaporan keuangan dapat tepat guna serta benar-benar memberikan manfaat nyata bagi siswa,” ujarnya di Tual, Jumat.

Wabup menegaskan bahwa masih banyak kendala teknis yang dihadapi sekolah dalam pengelolaan dan pelaporan Dana BOS.

Oleh sebab itu, kegiatan ini menjadi sangat penting untuk mengatasi hambatan tersebut dan mencegah keterlambatan administrasi yang bisa menghambat proses pencairan dana tahap berikutnya.

Ia kemudian menggarisbawahi empat prinsip utama pengelolaan keuangan negara yang wajib diterapkan di setiap satuan pendidikan:

Akuntabilitas – Dapat dipertanggungjawabkan secara jelas

Transparansi – Terbuka dan wajib dipublikasikan; masyarakat, orang tua, serta guru berhak mengetahui rincian penggunaan dana

Efektivitas – Digunakan sesuai sasaran dan kebutuhan prioritas

Efisiensi – Dikelola secara hemat tanpa pemborosan

“Transparansi itu kewajiban. Tunjukkan bukti bahwa Dana BOS dipakai untuk hal yang benar. Jika pengelolaannya bersih, jangan pernah takut. Saya yakin masyarakat akan memberi apresiasi, bahkan mendukung kepemimpinan sekolah yang terbukti mengelola keuangan dengan baik,” tegas Wabup Charlos.

Ia juga meluruskan pandangan umum, bahwa kendala yang sering terjadi di lapangan bukan disebabkan oleh niat menyimpang, melainkan lebih karena keterbatasan pemahaman terhadap regulasi, aturan terbaru, serta sistem aplikasi yang terus diperbarui.

Bekerja sama dengan PT Erlangga, Wabup berharap peserta tidak hanya hadir secara formal saja.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk mempelajari aturan terbaru, menguasai sistem pelaporan digital, serta mencari solusi atas hambatan teknis yang selama ini dihadapi,” pesannya.

Di akhir sambutan, Wabup menyampaikan dua pesan penting: pertama, ikuti seluruh rangkaian bimtek dengan serius dan penuh perhatian; kedua, jadikan integritas sebagai dasar utama dalam mengelola setiap rupiah dana yang diterima demi kemajuan pendidikan di Maluku Tenggara.

“Setelah pulang dari sini, saya tidak ingin lagi mendengar adanya keterlambatan pelaporan. Administrasi keuangan sekolah harus tertib dan sesuai ketentuan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, perwakilan PT Erlangga, serta ratusan kepala sekolah, bendahara, dan operator sekolah dari seluruh kecamatan.(**)

 


Lebih baru Lebih lama