
Langgur, Lintas-Timur.co.id - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara memberikan dukungan penuh dan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kiprah GP Ansor. Wakil Bupati Maluku Tenggara, Carlos Viali Rahantoknam, S.H., M.Kn., yang mewakili Bupati Muhamad Thaher Hanubun sekaligus membuka secara resmi kegiatan Inaugurasi dan Diklatsar Tingkat Dasar Keenam, menegaskan bahwa GP Ansor adalah organisasi kepemudaan Islam terbesar dan paling berpengaruh yang menjadi aset berharga bagi daerah.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, Carlos menyoroti tema besar kegiatan kali ini: "Meneguhkan Nilai Aswaja dan Membentuk Kader Ansor yang Militan". Ia memberikan penekanan khusus mengenai makna kata "militan" yang sering di salah artikan.
Menurutnya, militan dalam konteks Ansor bukanlah kader yang keras atau menggunakan kekerasan, melainkan kader yang teguh pendirian, gigih berjuang, konsisten mengabdi, dan penuh dedikasi.
"Nilai-nilai Aswaja bukan sekadar doktrin agama, melainkan pandangan hidup yang mengajarkan moderasi, toleransi, cinta damai, dan keseimbangan.
Kader Ansor yang militan adalah mereka yang menjadi garda terdepan menjaga keutuhan NKRI, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat," ungkap Carlos di hadapan ratusan kader yang hadir.
Carlos juga mengingatkan bahwa Maluku Tenggara adalah wilayah yang sangat kaya akan keberagaman budaya dan tradisi. Di tengah kekayaan itulah, peran GP Ansor menjadi sangat strategis dan vital.
Pemerintah berharap Ansor hadir sebagai agen perdamaian, agen perubahan sosial, serta agen pemberdayaan masyarakat yang peka terhadap berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
"Kami berharap seluruh kader Ansor menjadi contoh nyata nilai Aswaja dalam kehidupan sehari-hari, baik di keluarga, lingkungan, maupun tempat kerja. Jadilah generasi yang cerdas secara intelektual, namun juga matang secara emosional dan spiritual.
Kolaborasi antara Ansor dan Pemkab Maluku Tenggara harus terus diperkuat demi mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, bermartabat, dan hebat," ujarnya.
Lebih jauh, Carlos mengajak para peserta Diklatsar untuk memanfaatkan momen emas ini sebaik mungkin. Ilmu dan karakter yang ditempa di pendidikan ini harus dibawa pulang dan diamalkan.
Manfaat keberadaan kader Ansor harus dirasakan, minimal oleh keluarga dan tetangga terdekat, hingga akhirnya membawa dampak bagi daerah dan negara.
Di akhir sambutannya, Carlos secara resmi menyatakan dibukanya kegiatan pelantikan dan diklatsar tersebut.
Ia berharap, GP Ansor Maluku Tenggara semakin kokoh, semakin berkhidmat, dan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun peradaban masyarakat yang damai dan sejahtera di Bumi Larvun Tabal.
"Selamat berjuang, selamat berkhidmat. Semoga Allah senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan bagi kita semua dalam mengabdi untuk agama, bangsa, dan negara," tutup Carlos.(**)