Terkubur Seorang Mayat Bayi Dalam Tumpukan Pasir, Ditemukan Saat Galian Pasir Dari Se-ekor Anjing


Langgur,
Lintas-Timur.co.id - Peristiwa yang menyayat hati terjadi pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 15.30 Waktu Indonesia Timur, bertempat di Kompleks Wearsten, Desa Langgur, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara.

Sebuah jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan terpendam sebagian di tanah, setelah sekelompok anak melihat gerak-gerik seekor anjing yang tampak sibuk menggali gundukan pasir di kawasan tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi mata yakni Enos Singgering dan Fransiska Singgering, kejadian berawal saat anak-anak mereka sedang berada di lokasi bersama teman-temannya.

Perhatian mereka tertuju pada seekor anjing yang terus-menerus mencakar dan menggali tanah. Karena penasaran, rombongan anak itu pun mendekat untuk melihat apa yang sedang dilakukan hewan tersebut.

Saat jarak semakin dekat, mereka terkejut besar: dari bagian tanah yang baru saja dikorek anjing, terlihat jelas sepasang kaki kecil yang merupakan bagian tubuh manusia tersembul keluar dari timbunan pasir.

Merasa hal itu bukan hal biasa dan menimbulkan kekhawatiran, anak-anak segera pergi melaporkan apa yang dilihatnya kepada kedua orang tua mereka.

Mendengar penuturan itu, Enos dan Fransiska langsung bergegas menuju tempat yang ditunjukkan.

Di sana, mereka memastikan kabar itu benar adanya; terdapat jenazah bayi laki-laki yang sebagian besar tubuhnya masih tertutup dan tertimbun tanah.

Sekitar pukul 15.50 WIT, kedua saksi datang ke kantor Kepolisian Resor Maluku Tenggara dan menyampaikan laporan resmi kepada petugas piket yang bertugas.

Pihak kepolisian langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan mengerahkan personel turun ke tempat kejadian guna melakukan pengecekan langsung, mengamankan lokasi agar jejak dan barang bukti tetap utuh, serta mencatat seluruh keterangan awal.

Tepat pukul 16.15 WIT, tim kepolisian melakukan evakuasi jenazah dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah Karel Sadsuitubun untuk pemeriksaan medis lebih lanjut. Pemeriksaan itu bertujuan untuk mengetahui perkiraan usia bayi, kondisi saat ditemukan, serta kemungkinan penyebab kematiannya.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih terus mengumpulkan fakta dan keterangan guna melacak asal-usul, identitas keluarga, serta latar belakang bagaimana jenazah itu bisa berada dan tertimbun di lokasi tersebut.(**)


Lebih baru Lebih lama