Jamin Kualitas Rumah Subsidi, Pemkab Maluku Tenggara Instruksikan Kemudahan Perizinan dan Pengawasan Ketat


Langgur, Lintas-Timur.co.id
- Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen penuh memastikan pembangunan 500 unit rumah subsidi KPR FLPP berjalan lancar, berkualitas tinggi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam sambutan pembukaan sosialisasi, Wakil Bupati Carlos Viali Rahantoknam mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari dinas teknis, pengembang, hingga pihak perbankan, agar bekerja cepat, tepat, dan transparan.

Carlos menegaskan, rumah subsidi tidak boleh dibangun dengan kualitas yang "asal jadi".

Standar kelayakan hunian harus dipenuhi sepenuhnya, mengingat program ini adalah wujud nyata kehadiran negara bagi warga masyarakat yang berhak.

"Kepada Dinas Perkim, Dinas PU, dan instansi perizinan, saya instruksikan berikan kemudahan proses administrasi dan perizinan bagi pengembang.

Selama semuanya berjalan di koridor hukum, jangan ada hambatan birokrasi yang mempersulit. Kita ingin program ini cepat terwujud," tegas Carlos.

Sementara itu, kepada pengembang pelaksana, dalam hal ini CV Hitrima, Carlos mengingatkan agar fasilitas pendukung seperti sanitasi, air bersih, jaringan listrik, dan akses jalan utama menjadi prioritas pembangunan.

Kualitas bangunan wajib diawasi ketat oleh dinas teknis agar masyarakat mendapatkan produk terbaik sesuai yang dijanjikan.

"Rumah subsidi ini beda dengan perumahan biasa. Pemerintah daerah mendukung agar jalan masuk, air bersih, dan listrik tersedia sebelum warga menempati.

Jangan sampai ada keluhan fasilitas belum lengkap saat kunci sudah diserahkan. Kami pastikan, saat Bapak Ibu membayar, fasilitas lengkap sudah terpenuhi," tambahnya.

Di sisi perbankan, PT Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Ambon diminta memproses berkas masyarakat dengan cepat, akurat, objektif, dan tepat sasaran, sehingga masyarakat yang benar-benar berhak dapat segera menikmati hunian barunya.

Carlos juga berharap seluruh peserta sosialisasi menjadi agen penyebar informasi. Ia menilai masih banyak masyarakat luas maupun ASN yang belum memahami secara lengkap kemudahan dan keuntungan program ini.

Sosialisasi melalui media sosial dan penyampaian dari mulut ke mulut sangat diharapkan agar target 500 unit dapat terserap sepenuhnya.

"Informasi ini harus sampai ke seluruh masyarakat. Ceritakan ke kerabat, ke rekan kerja, bahwa di Maluku Tenggara ada kesempatan emas memiliki rumah dengan fasilitas terbaik. Mari kita bangun Maluku Tenggara, siapkan bumi yang layak untuk masyarakatnya satu Maluku Tenggara, bersama kita bangun," pungkas.(**)


Lebih baru Lebih lama