
Langgur, Lintas-Timur.co.id - Momen istimewa menyelimuti pelaksanaan ibadah kurban jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1503 Tual pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah / 2026 Masehi, Selasa (27/5). Pasalnya, kegiatan mulia ini berlangsung berbarengan dengan peringatan ulang tahun ke-69 Komando Daerah Militer.
Mengangkat tema besar yang ditetapkan pimpinan, yakni: "Jadikanlah Hikmah Idul adha Sebagai Motivasi untuk Meningkatkan Iman dan Takwa Prajurit TNI yang Prima dalam Melaksanakan Tugas dan Pengabdian untuk Indonesia Maju", kegiatan ini dimaknai sebagai landasan spiritual sekaligus semangat baru bagi seluruh personel.
Komandan Kodim (Dandim) 1503 Tual, Letnan Kolonel Infanteri Andi Agussalim, menjelaskan makna dan tujuan kegiatan tersebut saat memberikan keterangan pers di Markas Komando Kodim 1503 Tual.
Menurutnya, nilai pengorbanan yang diajarkan dalam peristiwa kurban Nabi Ibrahim A.S harus hidup dan diterapkan dalam setiap langkah tugas prajurit, bukan sekadar menjadi seremonial belaka.
"Kami ingin menjadikan momen ini sebagai penguat iman dan ketakwaan sekaligus penyatu hati. Makna berkorban, ketaatan mutlak, dan ketulusan yang ditunjukkan Nabi Ibrahim adalah teladan utama bagi kami.
Semoga dengan berkurban dan berbagi ini, kita semua ditanamkan kekuatan agar dalam menjalankan amanah negara dan tugas di wilayah, senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberhasilan demi kejayaan bangsa Indonesia," tegas Letkol Inf Andi Agussalim.
Secara rinci, total hewan kurban yang berhasil dihimpun dan disalurkan dari seluruh jajaran satuan tercatat sebanyak 4 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Dari jumlah itu, Kodim 1503 Tual menyalurkan langsung 1 ekor sapi.
Sementara sisanya disebarkan dan dilaksanakan pemotongannya di tingkat Komando Rayon Militer (Koramil) yang tersebar di titik strategis wilayah hukum, antara lain Koramil Dobo dan Koramil Elat yang masing-masing menyalurkan hewan kurban berupa kambing.
Hasil pemotongan dan pengolahan daging kurban tersebut selanjutnya akan dibagikan secara merata dan adil. Sasaran utama penyaluran ditujukan bagi warga masyarakat sekitar wilayah satuan, keluarga kurang mampu, hingga anak-anak yang berada di lingkungan panti asuhan. Langkah ini diambil sebagai bukti nyata kehadiran, kepedulian, dan bentuk kasih sayang TNI selaku bagian dari rakyat.
"Prinsip kami jelas, kekuatan TNI itu terletak pada dukungan rakyat. Maka setiap rezeki dan kemampuan yang kami miliki, wajib kami bagi kembali. Kami pastikan daging ini sampai ke tangan mereka yang benar-benar membutuhkan, agar kebahagiaan dan berkah hari raya ini bisa dirasakan bersama tanpa ada yang tertinggal," tambah Dandim.
Kehadiran nilai ganda dalam perayaan tahun ini menjadikan suasana kian khidmat dan bermakna mendalam.
Pasalnya, selain merayakan ibadah kurban, jajaran juga mengenang perjalanan panjang pengabdian Kodam yang kini menginjak usia ke-69 tahun.
Menutup rangkaian acara hari itu, seluruh satuan di bawah komando akan melaksanakan kegiatan syukuran secara serentak mulai pukul 16.00 waktu setempat, yang akan dipimpin langsung oleh Panglima Daerah Militer.
"Kita rayakan dua hal besar sekaligus: kemuliaan ibadah dan kematangan pengabdian. Melalui syukuran nanti sore, kami tekankan kembali tekad untuk memperkokoh persatuan, menjaga kerukunan, serta semakin mengeratkan ikatan batin antara aparat dengan masyarakat.
"Semakin kokoh hubungan kita, semakin kuat pula pertahanan dan keamanan daerah ini," ungkapnya.
Pihaknya menegaskan, semangat kurban dan semangat pengabdian adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan.
Bahwa pengorbanan sejati bagi prajurit tercermin dalam kesediaan menjaga kedaulatan, melayani sepenuh hati, serta hadir membawa manfaat dan kesejahteraan bagi segenap lapisan masyarakat. (**)