![]() |
Langgur, Lintas-Timur.co.id - Bencana alam berupa angin puting beliung menerjang pemukiman warga di wilayah Ohoi Waer, Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (13/5/2026) sekira pukul 10.00 WIT.
Tiupan angin kencang yang melanda kawasan Pulau Kei Besar tersebut menyebabkan kerusakan bangunan pada tiga unit rumah warga setempat, tanpa menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan data dan hasil pendataan awal di lokasi kejadian, kerusakan yang dialami bervariasi dari ringan hingga berat. Warga yang menjadi korban adalah Stepanus Tajanan, yang rumahnya mengalami kerusakan berat secara menyeluruh.
Selanjutnya, Kristian Lasibjanan mengalami kerusakan pada bagian atap/bumbungan dan ruang kamar mandi, sementara Korneles Buce Tayanan mengalami kerusakan pada struktur bangunan dapur serta kamar mandi.
![]() |
Kepala Ohoi Waer, Stepanus Tajanan, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya telah segera melaporkan dampak bencana ini secara berjenjang kepada Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.
Ia pun mengapresiasi respon cepat yang diberikan oleh Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, atas laporan yang disampaikan.
“Kami sudah melaporkan kejadian yang kami alami ini", sungguh luar biasa respon cepat Bapak Bupati Maluku Tenggara".
Beliau langsung bergerak cepat begitu menerima informasi dari kami,” ungkap Tajanan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya, Rabu siang.
Tajanan menjelaskan, tidak lama setelah laporan diterima, Bupati Muhamad Thaher Hanubun langsung mengeluarkan instruksi tegas kepada dinas-dinas terkait untuk segera turun ke lokasi kejadian.
Tindakan ini bertujuan guna melakukan pendataan kerusakan secara lengkap dan akurat, sekaligus memberikan penanganan awal serta bantuan darurat bagi warga yang terdampak agar kebutuhan mendesak dapat segera terpenuhi.
Sementara itu, Staf Khusus Bupati Maluku Tenggara, Luther Chaky Rahajaan, menegaskan bahwa arahan langsung dari Bupati telah diterima dan akan segera ditindaklanjuti.
Ia memastikan pemerintah daerah hadir untuk meringankan beban warga, namun juga meminta pengertian masyarakat terkait mekanisme penyaluran bantuan yang harus mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Pak Bupati sudah memberikan instruksi yang jelas agar kejadian ini segera ditangani".
Kami bergerak cepat, namun kami juga memohon kesabaran dari warga mengingat ada mekanisme prosedural yang harus dilalui, serta mempertimbangkan kondisi keuangan daerah pasca kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku secara nasional saat ini,” jelas Chaky Rahajaan.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara melalui dinas terkait saat ini terus memantau situasi di lokasi dan berkomitmen memastikan penanganan berjalan transparan, tepat sasaran, dan dapat meringankan beban kerugian yang dialami warga Ohoi Waer.(**)

