
Langgur, Lintas-Timur.co.id – Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, mengharapkan masyarakat memahami makna lagu daerah Fadat Fil-Fil. Pesan ini disampaikan kepada media di halaman Kantor Bupati, Senin (6/4/2026).
Bupati mengatakan, nilai dalam lagu ini perlu dipelajari dan diajarkan kembali. Bukan hanya oleh orang tua, tapi juga kepada anak-anak muda penerus bangsa.
Pesan ini ditekankan menyusul konflik di Ohoi Danar, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan. Insiden itu memakan korban jiwa, merusak rumah, dan memaksa warga mengungsi.
"Lagu Fadat Fil-Fil mengandung nilai-nilai luhur yang bermakna bagi masyarakat Kei. Ini harus dipahami dan diresapi oleh semua," tegas Bupati.
Menurutnya, lagu ini mampu mengembalikan rasa persaudaraan dan kesatuan. Sehingga, konflik yang terjadi sebelumnya tidak lagi terulang.
"Pahami, maknai, dan resapi cara hidup bersama masyarakat Kei. Itu yang paling penting," tegasnya.(**)