Sinergi Masyarakat dan Pemuda, Bawaslu Malra Gelar Ngabuburit Pengawasan untuk Jaga Integritas Demokrasi


Langgur, Lintas-Timur.co.id
- Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan bersama sejumlah Organisasi Masyarakat dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dengan tema "Sinergi Menjaga Integritas Demokrasi".


Kegiatan yang berlangsung di Aula Sekretariat Bawaslu Malra pada Jumat (13/3/2026) dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Malra Richardo E. A. Somnaikubun, bersama Komisioner Marselus Hungan dan Alwi Al Hamid.

Hadir dalam kegiatan tersebut para pengurus OKP antara lain Gabungan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gabungan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muslim Indonesia (IMM), Kongres Alumni HMI (Kahmi), Pemuda Muhammadiyah, serta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Bawaslu Malra Richardo E. A. Somnaikubun menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan pandangan baru terkait perbaikan pola pengawasan yang akan diterapkan pada Pemilu Tahun 2029.

"Kita ingin melalui agenda hari ini, mendapatkan pandangan yang berbeda dari sudut pandang pengawasan yang selama ini digunakan untuk menguatkan pola kerja Bawaslu ke depan," ujarnya.

Menurut Richardo, perbaikan perlu dilakukan secepatnya mengingat tahapan persiapan pemilu akan dimulai pada Tahun 2027, sementara saat ini pihak terkait tengah melakukan review terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Ia juga menyebutkan bahwa beberapa waktu lalu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah melakukan audiensi bersama para ahli untuk membahas persiapan pemilu mendatang. "Kita pada dasarnya melaksanakan apapun yang ditetapkan oleh Undang-Undang," tegasnya.

Berdasarkan hasil evaluasi, persoalan yang masih sering muncul di Kabupaten Malra antara lain praktik uang politik dan intimidasi. Richardo berharap dapat memperoleh pandangan baru dari para peserta untuk mendukung pelaksanaan pengawasan yang lebih efektif.

Pandangan serupa juga disampaikan Komisioner Bawaslu Malra Marselus Hungan. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat agar slogan Bawaslu "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu" dapat terealisasi.

"Beberapa waktu lalu kami telah melakukan sosialisasi di sejumlah sekolah dan stakeholder, namun masih terjadi banyak pelanggaran pemilu. Oleh karena itu, masukan dari peserta diharapkan dapat meningkatkan kualitas pemilu ke depan," jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menyampaikan berbagai masukan dan saran, antara lain terkait perbaikan sistem administrasi, peningkatan peran OKP dan ormas dalam sosialisasi, serta perbaikan mekanisme rekrutmen anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) dan sejumlah usulan lainnya yang diharapkan dapat menjadi acuan perbaikan bagi Bawaslu Malra ke depannya.(**)

Lebih baru Lebih lama