Polres Tual Gelar Rakor Lintas Sektoral, Siapkan Ops Ketupat Salawaku 2026


Tual, Lintas-Timur.co.id
– Polres Tual menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka mempersiapkan Operasi (Ops) Ketupat Salawaku 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Jana Nuraga Polres Tual pada Kamis (05/03/2026) pukul 11.05 WIT dihadiri oleh berbagai pihak terkait dari pemerintah daerah, lembaga negara, dan pelaku usaha.


Turut menghadiri rakor tersebut antara lain Wakil Walikota Tual Hi. Amir Rumra, S.Pi., M.Si; Wakapolres Tual Kompol Roni Ferdi Manawan, S.Sos., M.H; Danyon C Pelopor Brimob Polda Maluku Kompol Rudi W. Muskita, S.Sos., M.H; serta perwakilan dari Kodim, Lanal, Lanud, Kejari, berbagai dinas pemerintah kota Tual, MUI, BMKG, PT Pertamina, Jasa Raharja, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Acara diawali dengan pembukaan, sambutan dari Wakapolres Tual yang mewakili Kapolres, serta arahan dari Wakil Walikota Tual. Selanjutnya dilakukan paparan terkait persiapan Ops Ketupat dari Kabag Ops Polres Tual, Kasat Lantas Polres Tual, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tual.

Dalam sesi saran dan masukan, berbagai poin penting terkait kesiapan jelang Idul Fitri 2026 disampaikan:

- Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kota Tual menyampaikan bahwa stok komoditi bahan pangan umumnya stabil hingga tiga bulan ke depan. Namun, stok bawang dan cabe sangat terbatas sehingga perlu diperhatikan bersama.

- Staf BPMD Kota Tual mengangkat isu informasi hoax yang beredar di media sosial tentang bencana berkepanjangan jelang Idul Fitri. BMKG kemudian menjelaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan belum ada deteksi gempa bumi berkepanjangan, serta akan mengeluarkan himbauan resmi untuk meredam keresahan masyarakat.

- Kabid Ormas Kesbangpol Kota Tual mengusulkan penempatan pos pengamanan (Pam) tambahan di Pantai Lupus selain Pantai Difur, mengingat peningkatan kunjungan dan potensi kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut.

- Ketua MUI Kota Tual mengajukan beberapa permintaan, antara lain peningkatan deteksi dini terkait keributan yang sering terjadi saat kedatangan kapal putih, klarifikasi terkait kelangkaan BBM minyak tanah, pemusatan pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Lapangan Lodar El, serta pelaksanaan pawai takbiran dengan jalan kaki menggunakan obor tanpa kendaraan roda dua.

- Perwakilan PT Pertamina Tual menjelaskan bahwa stok BBM minyak tanah mencukupi hingga lebaran, dan kelangkaan yang terjadi adalah akibat kelalaian pemilik APMV atau pangkalan di lapangan.

- Kepala Jasa Raharja Tual menyatakan telah berkoordinasi dengan rumah sakit di Kota Tual dan Kabupaten Malra untuk pelayanan selama Ops Ketupat, serta mendukung langkah BMKG dalam menanggapi hoax.

- Kepala Sahbandar Tual menginformasikan bahwa Kementerian Perhubungan Laut juga menjalankan Ops Ketupat secara internal, dengan pelayanan transportasi laut siap menjawab arus mudik dan balik. Permintaan bantuan Polres Tual untuk antisipasi kemacetan di pelabuhan Yos Sudarso juga diajukan.

- Kepala Dinas Perhubungan Kota Tual menyampaikan akan bekerja sama dengan Polres Tual dan Perhubungan Laut untuk melakukan rekayasa lalu lintas, serta menempatkan petugas di perempatan Masjid Al-Hurriyyah yang sering menjadi titik kemacetan saat kedatangan kapal.

Rakor yang berlangsung hingga pukul 12.23 WIT diharapkan dapat memastikan kesiapan semua pihak dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat jelang dan selama perayaan Idul Fitri 2026.(**)

Lebih baru Lebih lama