
Tual, Lintas-Timur.co.id - Mengenai konflik internal yang telah berlangsung selama 4 hari antara warga Fiditan Kampung Baru dan Fiditan Kampung Lama di tengah bulan suci Ramadhan, Raja Dullah (Rat Baldu) Bayan Renuat mengeluarkan himbauan resmi untuk menghentikan segala bentuk tindakan yang tidak konstruktif dan memanggil seluruh pihak untuk tetap tenang serta bertindak dengan kesadaran agama dan kemanusiaan.
Dalam sambutannya, Raja Dullah menyampaikan pesan dengan penuh kebaikan: “Warahmatullahi wabarakatuh. Selamat siang kepada seluruh masyarakat. Saya mengajak kita semua agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggungjawab.
Di lingkungan masing-masing, kita sebagai bagian dari masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mengambil tindakan anarkis yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Mari kita tingkatkan iman dan taqwa di bulan puasa ini yang penuh berkah. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.”
Konflik yang belum ditemukan akar penyebab pasti hingga saat ini telah menyebabkan ketegangan di antara warga setempat dan berpotensi mengganggu ketertiban umum serta keharmonisan yang seharusnya terjaga di bulan suci.
Pihak berwenang lokal juga telah melakukan langkah antisipasi untuk memfasilitasi komunikasi antara kedua pihak dan mencari solusi damai.
Raja Dullah menekankan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu untuk mempererat tali silaturahmi, melakukan ibadah, dan berbagi kebaikan. Segala bentuk konflik tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam agama dan seharusnya diselesaikan melalui jalan komunikasi yang baik dan penuh rasa hormat.(**)