Runtuhnya Bangunan Gerai Alfamidi Langgur: Satu Meninggal, Dua Kritis


LANGGUR, LINTAS-TIMUR.CO.ID
– Sebuah bangunan gerai Alfamidi yang sedang dibangun di wilayah Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, runtuh pada Jumat pagi (24/7/2026). Peristiwa naas ini merenggut satu nyawa dan melukai tiga pekerja lainnya.

‎Kejadian berlangsung sekitar pukul 09.00 WIT di lokasi depan Masjid Ataqwa, Watdek, Kecamatan Kei Kecil. Tiga pekerja menjadi korban, yaitu Yudi, Herno, dan Opiq.

‎Satu orang atas nama Opiq dinyatakan meninggal di lokasi kejadian, sedangkan dua lainnya mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis. Ketiganya segera dilarikan ke Rumah Sakit Karel Satsuitubun Langgur untuk mendapatkan penanganan medis.

‎Berdasarkan keterangan dari pekerja di lokasi, runtuhnya bangunan diduga kuat akibat kelalaian konstruksi.

‎Dinding bangunan tidak dilengkapi penyangga atau tiang penahan yang memadai, serta struktur yang terlalu tipis dan tidak memperhitungkan kondisi alam setempat. Angin kencang yang berhembus saat itu diperkirakan menjadi pemicu utama bangunan ambruk.

‎Diketahui, kontraktor bangunan Gerai tersebut adalah CV. ARTHA PERSADA UTAMA, dan di perlu di ketahui saat kejadian berlangsung, kontraktor dan konsultan pengawas proyek tidak berada di lokasi. Sumber di lapangan menyebutkan kontraktor dan pengawas proyek saat ini berada di Jakarta, sementara pemborong diduga termasuk dalam korban yang mengalami luka.

‎Total pekerja yang bekerja di lokasi berjumlah 13 orang: 10 orang berasal dari Brebes, dan 3 tenaga ahli konstruksi baja dari Garut.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian, manajemen Alfamidi, maupun pihak kontraktor terkait peristiwa tersebut.(**)

‎ 


Lebih baru Lebih lama