Pertamina Jaga Ketersediaan BBM di Papua-Maluku: Stok Cukup 10 Hari, Hadapi Tantangan Geografis Wilayah Timur


Jayapura, Lintas-Timur.co.id
- PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan rantai pasok dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Papua dan Maluku.

Hingga saat ini, suplai energi berjalan lancar dan terjamin, meskipun wilayah ini memiliki tantangan akses dan kondisi alam yang cukup kompleks.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menyampaikan bahwa per hari ini Jumat (10/7), kondisi stok seluruh jenis BBM berada pada level yang sangat aman. Ketahanan stok rata-rata mampu mencukupi kebutuhan selama 10 hari ke depan.

“Pasokan BBM didukung kedatangan kapal pengangkut yang tiba secara terjadwal dan terencana ke sejumlah Fuel Terminal.

Dari sana, BBM kemudian disalurkan ke SPBU dan titik penyaluran lain sesuai kebutuhan masing-masing wilayah,” jelas Ispiani.

Ia mengakui bahwa wilayah Papua dan Maluku memiliki tantangan tersendiri, terutama dari segi kondisi geografis yang tersebar di kepulauan serta perubahan cuaca yang kadang tidak menentu.

Namun, hal itu tidak menyurutkan langkah perusahaan. Melalui sistem pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi, pemantauan stok secara real-time, serta pengoptimalan jalur distribusi lewat darat, laut, bahkan udara, Pertamina memastikan layanan tetap berjalan optimal.

“Kami terus mengelola rantai pasok secara ketat serta membangun koordinasi erat dengan seluruh mitra penyalur. Tujuannya agar kebutuhan energi masyarakat, pelaku usaha, hingga sektor pelayanan publik tetap terpenuhi tanpa gangguan,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi kendala yang mungkin muncul, Pertamina juga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, operator transportasi, dan seluruh pemangku kepentingan.

Kerja sama ini dijalankan melalui komunikasi rutin, inspeksi langsung ke lapangan, serta pemantauan lintas sektoral di titik-titik distribusi strategis. Langkah ini menjadi kunci agar suplai tetap stabil, terutama di daerah yang aksesnya sulit dijangkau.

Sebagai bagian dari program ketahanan energi nasional, Pertamina juga terus berupaya meningkatkan kualitas operasional agar BBM dapat menjangkau hingga wilayah 3T - yaitu daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar - yang tersebar di Papua dan Maluku.

Pihak perusahaan pun mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak. Masyarakat disarankan membeli BBM sesuai kebutuhan sehari-hari dan tidak melakukan pembelian berlebihan, mengingat stok tersedia cukup dan distribusi berjalan lancar.

Bagi masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan, dapat menghubungi layanan Pertamina Customer Solution di nomor 135 atau mengakses melalui aplikasi resmi MyPertamina.(**)

 


Lebih baru Lebih lama