Hari Kedua MTQ XXXI Provinsi Maluku, Kafilah Maluku Tenggara Turunkan 18 Peserta di Tujuh Cabang Lomba


Malra, Lintas-Timur.co.id
- Memasuki hari kedua pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku, Kafilah Kabupaten Maluku Tenggara menurunkan 18 peserta terbaiknya untuk berlaga di berbagai cabang perlombaan, Rabu (24/6/2026).

Setelah acara pembukaan resmi digelar di Kota Ambon, rangkaian pertandingan dilaksanakan secara serentak di delapan tempat penyelenggaraan.

Sebanyak 11 kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se‑Maluku mengirimkan utusan andalan mereka, mengikuti jadwal lomba yang berlangsung dari pagi hingga malam hari.

Kafilah Maluku Tenggara mengikuti tujuh cabang lomba yang dipertandingkan. Keikutsertaan para peserta didampingi oleh tim pendamping dan ofisial, di bawah pimpinan Ketua Kafilah Raudah Arif Hanoeboen.

Berikut daftar peserta yang tampil mewakili daerah:

- Moh. Furqon Rahanyamtel – Hifzil 1 Juz dan Tilawah Putra
- Agil Balyanan – Hifzil 10 Juz Putra

- Ummu Kalsum Matdoan – Hifzil 10 Juz Putri
- Arifa Syahdu Rahanyamtel – Hifzil 1 Juz dan Tilawah Putri
- Nazlavena Aula Hanif – Hifzil 5 Juz Putri

- Hajaj Fitrah El Handawi Bugis – Tilawah Anak Putra
- Lutvi Muzamil Asyatri – Tartil Putra

- Fahiratun Nafiah Kabalmay – Tartil Putri

- Mursal Rahanyamtel – Qiraat Muratal Dewasa Putri

- Abdul Sauki Saleh – Qiraat Muratal Dewasa Putra

- Ramla Rahamgetan – Qiraat Mujawad Dewasa Putri

- Muhammad Riski Alamsyah – Tafsir Bahasa Indonesia

- Tim Fahmil Qur’an Putri

- Tim Syarhil Qur’an Putra

- Tujuh peserta cabang Khat Al‑Qur’an

Ketua Kafilah Raudah Arif Hanoeboen menegaskan bahwa pendampingan maksimal terus dilakukan agar para peserta dapat tetap fokus, nyaman, dan menjaga kondisi fisik serta mental selama berlaga.

Ia juga memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Evav agar seluruh utusan senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, serta mampu menampilkan penampilan terbaik demi mengharumkan nama daerah.

Dengan mengusung moto “Bersatu, Berprestasi, Religius, Qur’ani dan Juara”, Kafilah Maluku Tenggara turut menyokong cita‑cita pembangunan daerah menuju visi “Maluku Pung Bai”.(**)

 


Lebih baru Lebih lama