Sambut Kunjungan Mensos, dr. Erni: Sarana dan Tenaga Medis RSUD Sudah Rampung


Langgur, Lintas-Timur.co.id
- Direktur RSUD Karel Satsuitubun Langgur, dr. Erni Mudiyati, memastikan seluruh fasilitas dan sumber daya manusia telah disiapkan secara maksimal dalam menyambut kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saiful Yusuf.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung kepada awak media pada Selasa, 21 April 2026, saat meninjau kesiapan lokasi yang rencananya akan melaksanakan kegiatan bakti sosial pada 22 hingga 23 April 2026 mendatang.

Menurut dr. Erni, seluruh persiapan dilakukan sesuai arahan Bupati Maluku Tenggara Drs. Muhamad Thaher Hanubun.

"Tim kerja khusus telah dibentuk dan dipastikan akan berjalan dengan tertib, ujar Erni".

"Kami sudah membentuk tim dan insya Allah akan berjalan dengan baik. Saat ini tinggal sedikit penyelesaian terkait sarana prasarana yang insya Allah akan rampung siang ini juga," tegas dr. Erni.

Dalam kegiatan ini, pihak rumah sakit menargetkan pelayanan bagi sekitar 250 pasien.

Pendaftaran pun masih terus dibuka hingga hari ini untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat.

Secara rinci, kuota yang disiapkan antara lain untuk kegiatan sunatan massal sebanyak 50 anak, serta pemeriksaan kesehatan gratis untuk 50 orang.

Sementara untuk kegiatan donor darah, koordinasi telah dilakukan dengan membagi tugas antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masing-masing akan menghadirkan 5 orang.

"Kami membagi menjadi beberapa tim, mulai dari Tim Operasi Mata, Tim Perawatan Mata, Tim Pelayanan Kesehatan Gratis, hingga Tim Donor Darah. Semuanya sudah siap bertugas," jelasnya.

Khusus untuk layanan unggulan yakni operasi katarak, dr. Erni menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan tim medis dari Kementerian Sosial yang didukung dokter spesialis mata.

Peralatan medis telah dipasang, ditambah dengan dukungan fasilitas mikroskop mata yang tersedia di RSUD setempat.

Untuk memastikan keberhasilan tindakan, verifikasi data pasien akan dilakukan secara ketat.

Meskipun data awal telah disiapkan melalui skrining di Puskesmas, tim medis tetap akan melakukan pemeriksaan ulang di rumah sakit.

"Kami akan cek kembali apakah kondisi pasien memang benar memerlukan operasi, serta memeriksa kondisi tekanan darah dan kesehatan umum lainnya agar pelayanan berjalan aman dan sukses," pungkasnya.(**)

 


Lebih baru Lebih lama