
Langgur, Lintas-Timur.co.id - Kegiatan Bakti Sosial Integrasi yang berlangsung di RSUD Karel Satsuitubun, Rabu (23/04/26), menjadi bukti nyata kehadiran negara yang kuat berkat kerjasama erat antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Dalam keterangannya, Bupati Maluku Tenggara, Drs. Muhammad Thaher Hanubun, menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Menteri Sosial RI, Saiful Yusuf, yang telah memberikan perhatian luar biasa besar.
"Terima kasih banyak kepada Bapak Menteri Saiful Yusuf. Setelah beberapa kali kami kunjungi dan audiensi, respon yang diberikan luar biasa. Ini membuktikan bahwa negara benar-benar hadir di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.
Ditegaskan, dengan keterbatasan fiskal daerah serta pengurangan dana transfer, mustahil bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan pelayanan sebesar ini sendirian.
"Seperti yang disampaikan, kalau kami jalan sendiri rasanya tidak mampu. Dengan keterbatasan yang ada, hari ini kita membuktikan bahwa berkat dukungan APBN melalui Kementerian Sosial, negara bisa hadir lebih kuat, lebih dekat, dan lebih bermakna," tegas Bupati.
Hadir langsung dalam kesempatan tersebut, Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial RI, Ibu Suratna. Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan hasil asesmen yang menunjukkan betapa besarnya kebutuhan masyarakat di daerah ini.
"Kami melihat ada kebutuhan akan berbagai bantuan kesehatan, kebutuhan uang sekolah yang tertunda, layanan fisioterapi, hingga kepastian hukum melalui pencatatan sipil. Ini semua kami jawab melalui 16 jenis layanan yang hadir hari ini," jelas Ibu Suratna.
Kegiatan ini juga didukung penuh oleh berbagai pihak, termasuk Yayasan Budi Amal dan komunitas Peduli Kasih, sehingga membentuk satu kesatuan layanan yang terintegrasi.
"Selama ini pelayanan sosial sering berjalan sendiri-sendiri sehingga dampaknya tidak terasa. Tapi hari ini, dengan pendekatan terpadu dan gotong royong, manfaatnya sangat terasa nyata.
"Ini membuktikan bahwa di tengah kesulitan, negara hadir untuk memberikan dukungan," tambahnya".
Ibu Suratna juga menegaskan komitmen pemerintah pusat agar seluruh proses berjalan dengan baik, bersih, aman, dan transparan demi kesejahteraan masyarakat Maluku Tenggara.(**)