
Langgur, Lintas-Timur.co.id - Penjabat Kepala Ohoi (Pj.Kepo) Wulurat, Tarsisius Sarkol, menggelar pertemuan perdana bersama masyarakat Ohoi Wulurat, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara pada hari Sabtu (28/2). Kegiatan yang bertempat di Balai Ohoi bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan arah kebijakan pemerintahan ke depan.
Acara yang juga dihadiri Sekretaris Kecamatan Kei Besar Jacson Faref menjadi momentum pertama setelah Tarsis Sarkol menjabat sebagai pejabat penjabat. Dalam rapat terbuka tersebut, beberapa poin penting dibahas, antara lain penyusunan Perangkat Ohoi bersama Kelembagaan Ohoi, serta persiapan keabsahaan Badan Permusyawaratan Ohoi (BPO), Perangkat Ohoi, dan Kelembagaan Ohoi.
Pj. Kepo Wulurat juga menjelaskan kondisi keuangan Ohoi yang saat ini dalam tahap efisiensi, yang berdampak pada berbagai pembiayaan. "Karena kondisi keuangan yang mengalami efisiensi, maka perlu dilakukan penataan, seperti penyesuaian pembayaran insentif pada perangkat ohoi dan lembaga terkait," paparnya.
Menurutnya, dampak efisiensi juga mengharuskan penyesuaian struktur dan keuangan kelembagaan Ohoi. "Jika tidak dilakukan penyesuaian dengan baik, akan berdampak pada aspek-aspek lainnya," tandas Tarsis yang juga merupakan akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) Tual.
Pertemuan diikuti oleh berbagai komponen masyarakat, antara lain perangkat ohoi, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga setempat. Dalam sesi dialog, sejumlah aspirasi disampaikan terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan pengelolaan dana desa yang transparan serta tepat sasaran.
Menanggapi aspirasi tersebut, Tarsisius berjanji akan menampung seluruh masukan untuk dijadikan bahan evaluasi dan prioritas kerja ke depan. Tokoh masyarakat Ohoi Wulurat menyambut baik pertemuan ini dan berharap kepemimpinannya dapat membawa perubahan positif serta memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat ohoi.
Pertemuan perdana ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam membangun komunikasi harmonis antara pemerintah dan masyarakat, guna mewujudkan Ohoi Wulurat yang maju, mandiri, dan sejahtera.(**)