
Langgur, Lintas-Timur.co.id - Ketua DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara, Rizal Ohoitenan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiasi perdamaian yang dilakukan oleh tokoh pemuda asal Kepulauan Maluku Tenggara sekaligus Ketua Umum DPP Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Umar Kei. Langkah besar ini berhasil mempertemukan pihak-pihak yang bertikai pasca konflik beberapa hari lalu.
Pertemuan bersejarah yang berlangsung pada Minggu, 18 Januari 2026, di Hotel Santika, Provinsi Maluku ini dihadiri oleh jajaran Raja-raja serta tokoh-tokoh adat dari komunitas Kailolo, Kei, dan Seram Bagian Timur (SBT). Agenda utama pertemuan ini adalah mewujudkan rekonsiliasi dan mengakhiri ketegangan antar tiga suku tersebut.
Rizal Ohoitenan menyampaikan bahwa kehadiran para tokoh adat dan peran aktif Umar Kei merupakan kunci utama keberhasilan prosesi damai ini.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan nyata dari Abang Umar Kei serta seluruh Raja-raja dan tokoh masyarakat Kailolo, Kei, dan SBT. Puji Tuhan, pertemuan ini berjalan dengan sangat baik dan penuh kekeluargaan. Ini adalah bukti bahwa semangat persaudaraan kita jauh lebih kuat daripada perselisihan," ujar Rizal.
Rizal menambahkan bahwa perdamaian ini merupakan kado bagi masyarakat Maluku agar dapat kembali beraktivitas dengan tenang. Ia berharap momentum ini menjadi titik balik untuk mempererat tali silaturahmi yang sempat renggang.
"Salam damai untuk kita semua. Katong semua basudara (kita semua bersaudara). Mari kita jaga bersama situasi yang kondusif ini demi masa depan Maluku yang lebih baik," tutupnya.
Pertemuan di Hotel Santika tersebut diakhiri dengan kesepakatan damai yang disaksikan oleh para pemangku kepentingan, menandai berakhirnya konflik dan dimulainya babak baru harmoni antar suku di tanah Maluku.(**)