
LANGGUR, LINTAS-TIMUR.CO.ID - PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menegaskan ketersediaan dan kelancaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Tual serta Kabupaten Maluku Tenggara tetap terjaga penuh, pasca aksi penyampaian aspirasi sejumlah Awak Mobil Tangki (AMT) pada Senin (5/10) lalu.
Penegasan ini disampaikan Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi. Menurutnya, pengelolaan stok dan distribusi dilakukan secara terencana, termasuk langkah antisipatif memperkuat cadangan bahan bakar di akhir pekan guna menjaga layanan tetap stabil.
"Kami mengoptimalkan penyaluran dan menyediakan cadangan tambahan di sejumlah SPBU menjelang akhir pekan. Hal ini mengantisipasi lonjakan kebutuhan yang biasanya terjadi pada hari pertama kerja setiap minggu," ujar Bramantyo.
Penyaluran BBM kembali berjalan normal pada Senin sore setelah kegiatan penyampaian aspirasi selesai. Dengan stok yang dipersiapkan sejak akhir pekan dan distribusi yang telah pulih, masyarakat diimbau tidak perlu cemas.
Pertamina Patra Niaga juga menyatakan terus memantau secara berkala kondisi stok di lapangan agar pasokan tetap terjamin dan kebutuhan warga terpenuhi sepenuhnya.
Terkait aksi aspirasi yang terjadi, pihaknya menghormati hak setiap warga untuk menyampaikan pendapat.
"Kami menghormati aspirasi yang disampaikan dan mendorong penyelesaian melalui jalur komunikasi yang baik serta ketentuan yang berlaku. Yang terpenting, pelayanan BBM kepada masyarakat tetap berjalan tanpa terhenti," tegas Bramantyo.
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi di wilayah Tual dan Maluku Tenggara melalui pemantauan ketat, koordinasi lintas pihak, serta langkah antisipatif. Masyarakat yang memerlukan informasi atau ingin menyampaikan keluhan dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.(**)