
LANGGUR, LINTAS-TIMUR.CO.ID - Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun melaksanakan penyerahan secara simbolis empat unit rumah layak huni kepada warga penerima manfaat yang tersebar di wilayah Kecamatan Manyeuw, Kei Kecil, Kei Besar Utara Timur serta Kei Besar Utara Barat, berlangsung di Ohoi Rumadian, Kecamatan Manyeuw, Jumat pagi.
Empat keluarga yang menerima hunian baru yang aman dan sehat ini adalah Faustina Meturan dari Ohoi Rumadian, Fara Thahir dari Ohoijang Kecamatan Kei Kecil, Martinus Rahanau dari Ohoi Holat Kecamatan Kei Besar Utara Timur, beserta Farida Rabrusun dari Ohoi Ker Kecamatan Kei Besar Utara Barat.
Dalam sambutannya yang penuh makna, Bupati menyampaikan bahwa meskipun musibah yang merenggut atau merusak tempat tinggal merupakan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa, namun akal budi dan kasih sayang yang dikaruniakan kepada kita menjadi sarana bersatu meringankan beban sesama dan mencari jalan keluar nyata.
“Musibah terjadi atas kehendak Tuhan, namun Tuhan juga menanamkan hati dan pikiran agar kita mampu saling peduli dan menjawab kesulitan itu dengan tindakan nyata,” ujar Bupati yang dikenal sebagai Bapak Pembangunan masyarakat ini.
Ia menegaskan komitmen berkelanjutan pemerintah daerah: sejak tahun 2018 hingga 2023 ribuan upaya pembaruan dan pembangunan rumah layak huni telah dilaksanakan merata menjangkau wilayah Kei Besar Utara Timur sampai Kei Besar Utara Barat.
Menyadari kebutuhan masih tersisa banyak, maka program strategis ini telah dipastikan kembali dimuat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah agar terus berlanjut secara terencana dan berkelanjutan.
Pemerintah daerah juga menyampaikan penghargaan tulus kepada Camat, Kepala Ohoi, seluruh pengawas serta tenaga tukang yang telah bekerja tekun dan tuntas menyelesaikan pembangunan tepat waktu dan berkualitas baik.
“Kehadiran saya dan berfoto bersama pemilik rumah baru ini bukan sekadar seremonial, melainkan tanda nyata bahwa kita bersatu, saling merasakan kebahagiaan dan berjalan bersama menuju kehidupan yang lebih baik,” tambah Bupati Thaher.
Harapan besarnya, rumah yang kokoh dan layak huni ini menjadi tempat yang meneduhkan, melindungi keluarga, serta menjadi fondasi semangat baru untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.(**)