
Langgur, Lintas-Timur.co.id - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara resmi memulai rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026.
Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat di Taman Landmark Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (24/04/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maluku Tenggara, Drs. Muhammad Thaher Hanubun, mengutip semboyan pendidikan Ki Hajar Dewantara, Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani, sebagai landasan utama dalam mencetak generasi yang unggul.
Bupati menekankan bahwa pendidikan sejatinya adalah proses membangun peradaban dan akhlak mulia.
Tahun ini, Dinas Pendidikan mengangkat tema lokal yang sangat kental dengan budaya setempat: ”Mengukir Adat Kei Menjadi Ilmu, Menenun Bakti Bagi Ibu Pertiwi”.
"Saya mengajak seluruh stakeholder pendidikan untuk meneguhkan komitmen memajukan dunia pendidikan di Maluku Tenggara.
Guru adalah garda terdepan, di pundak merekalah masa depan SDM daerah kita dipercayakan," ujar Bupati.
Kepada para guru, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kesabaran. Sementara kepada siswa, ia berpesan agar belajar dengan giat, disiplin, dan jujur.
"Manfaatkan teknologi untuk belajar, bukan untuk membuang waktu. Jadilah generasi yang memiliki profil Pelajar Pancasila, cerdas intelektualnya, mulia akhlaknya," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya penguatan nilai-nilai budaya dan kerukunan. Dinas Pendidikan diharapkan terus mengkampanyekan Budaya Hidup Rukun dan Damai, serta menanamkan filosofi lokal "It Besa Hira Mehe Yanan Ubun, Ain Ini Ain" sejak dini kepada seluruh siswa.
"Nilai luhur ini harus membekas dan membudaya agar tercipta generasi yang toleran dan damai," tambahnya.
Pemerintah daerah juga berharap kegiatan peringatan Hardiknas ini tidak hanya seremonial, tetapi memberikan dampak nyata, antara lain meningkatkan minat dan bakat siswa, serta turut menggerakkan ekonomi masyarakat dengan melibatkan pelaku UMKM.
"Mari jadikan momen ini penyemangat untuk meningkatkan layanan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkemajuan menuju Maluku Tenggara Cerdas," pungkas Bupati Thaher.
Acara diakhiri dengan harapan agar semangat kreativitas, sportivitas, dan solidaritas terus terjaga di antara seluruh warga pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara.(**)