Bupati Thaher Hanubun: Angka Bukan Sekadar Data, Ini Wujud Nyata Kehadiran Negara


Langgur,
Lintas-Timur.co.id - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia resmi melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Integrasi. Acara berlangsung pada Rabu, 23 April 2026, bertempat di RSUD Karel Satsuitubun, dan menghadirkan 16 jenis layanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.


Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Maluku Tenggara, Drs. Muhammad Thaher Hanubun, dan dihadiri oleh Direktur Rehabilitasi Lanjut Usia Kementerian Sosial RI, Ibu Suratna, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga kesehatan, dan masyarakat penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Bupati Thaher menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata kepedulian negara yang hadir di tengah masyarakat.

"Angka yang kita capai hari ini bukan sekadar data. Saya ulangi, angka ini bukan sekadar data. Di balik itu semua, ada wajah-wajah masyarakat yang menunggu pelayanan dan kepedulian dari kita," ujar Bupati dengan tegas.

Kegiatan berskala besar ini didukung oleh anggaran APBN sebesar Rp1.015.124.500,00 yang menjangkau total 1.017 jiwa penerima manfaat.

16 Jenis Layanan Menyentuh
Berbagai kemudahan akses diberikan kepada masyarakat, antara lain:

- Operasi katarak untuk mengembalikan penglihatan.

- Layanan Isbat Nikah dan pencatatan sipil untuk kepastian hukum.

- Pelunasan biaya sekolah agar anak-anak tidak putus pendidikan.

- Pembebasan pasung, pelayanan kesehatan lansia, bantuan
disabilitas, donor darah, hingga penanganan khusus bagi penderita kusta dan HIV/AIDS.

- Serta berbagai program pemberdayaan ekonomi dan sosial lainnya.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat. Meskipun kemampuan fiskal daerah terbatas, namun berkat kerjasama yang solid, negara bisa hadir lebih kuat dan lebih bermakna.

"Kita membuktikan bahwa dengan pendekatan terpadu dan layanan yang terintegrasi, manfaatnya bisa dirasakan langsung dan maksimal oleh masyarakat," tambahnya.

Kepada seluruh petugas dan tenaga kesehatan, Bupati meminta agar melayani dengan penuh hati, bukan sekadar menjalankan tugas.

Sementara kepada masyarakat, diimbau untuk memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya karena ini adalah hak yang harus diterima dengan layak.(**)

 

Lebih baru Lebih lama