
Langgur, Lintas-Timur.co.id - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menetapkan pariwisata dan perikanan sebagai sektor unggulan atau leading sector dalam pengembangan daerah.
Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara, Viktor Emmanuel Budi Tovi Empar, dalam wawancara khusus pada program Maluku Tenggara Menyapa yang disiarkan RRI Tual, Senin (18/5/2026).
Menurut Budi, visi misi pemerintah daerah saat ini menempatkan potensi lokal sebagai kekuatan utama pembangunan.
Perkembangan pariwisata Maluku Tenggara menunjukkan tren positif dengan pencapaian signifikan sejak tahun 2019, hingga mendapatkan berbagai pengakuan berskala nasional maupun internasional.
"Kita punya rekor pasir terhalus di dunia di Pantai Ngurbloat, ada Desa Wisata Nggengob yang menjadi pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia, serta pengakuan sebagai kawasan dengan homestay terbaik se-Asia. Bahkan, Festival Pesona Matekei sudah enam kali berturut-turut masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara," ungkap Budi.
Ia menambahkan, dari 11 kabupaten yang ada di Provinsi Maluku, Maluku Tenggara kini dijadikan barometer pariwisata dan menjadi contoh bagi pengelolaan wisata tingkat nasional.
Keunggulan kompetitif daerah ini terletak pada karakteristik alam yang unik, di mana wisatawan yang berkunjung mengaku tidak akan menyesal dan selalu merindu untuk kembali.
"Kei itu never ending destination, surga pantai dunia. Kita tidak kalah dengan destinasi lain seperti Raja Ampat atau Ambon.
Kita punya keunggulan sendiri: pantai terbaik dengan aksesibilitas yang semakin membaik, jaringan komunikasi mencapai 86 persen, dan penerbangan yang hampir tersedia setiap hari," tambahnya.
Pemerintah juga mengusung konsep pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat (Community Based Tourism) yang menjamin keseimbangan dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun sosial budaya.
Bagi Budi, pariwisata bukan sekadar soal rekreasi, melainkan sarana membuka lapangan kerja, mengurangi angka kemiskinan, dan mengangkat kesejahteraan masyarakat melalui kekayaan alam yang diberikan Tuhan.(**)