Dekan FKIP Unpatti: 104 Guru Maluku Tenggara Kelompok Terakhir Program RPL, Siap Lanjut ke PPG


Langgur, Lintas-Timur.co.id
- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura Ambon melaksanakan ujian akhir sarjana Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi guru Kabupaten Maluku Tenggara. Kegiatan ini berlangsung di Aula Grand Vilia Hotel Langgur, Rabu (1/7/2026).

Pembukaan kegiatan dipimpin langsung oleh Dekan FKIP Universitas Pattimura, Prof. Dr. Izaak H. Wenno, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara atas komitmen luar biasa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik di daerah ini.

"Kerja sama antara FKIP Universitas Pattimura dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara telah terjalin sejak tahun 2023, dan hingga kini telah menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan," ujar Prof. Izaak.

Ia menjelaskan pelaksanaan program ini didasari amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang mewajibkan setiap guru memiliki kualifikasi akademik minimal Strata Satu (S-1) atau Diploma Empat (D-IV).

Program RPL hadir sebagai solusi tepat bagi para guru yang telah lama mengabdi namun belum memenuhi syarat kualifikasi akademik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dari target lebih dari 300 guru yang direncanakan mengikuti program ini, sebagian besar telah berhasil menyelesaikan studi.

Adapun 104 peserta yang mengikuti ujian hari ini merupakan kelompok terakhir dalam pelaksanaan program RPL di Kabupaten Maluku Tenggara.

Prof. Izaak secara khusus memuji langkah Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara di bawah kepemimpinan Bupati Maluku Tenggara.

Menurutnya, tidak semua pemerintah daerah memiliki keberanian dan prioritas untuk mengalokasikan anggaran besar guna mendorong peningkatan kualifikasi akademik gurunya sebagaimana yang dilakukan di daerah ini.

"Tidak banyak daerah yang berkomitmen sekuat ini. Ini bukti nyata keseriusan Maluku Tenggara memajukan pendidikan dari fondasinya, yaitu kualitas guru," tegasnya.

Lebih lanjut, Dekan FKIP Unpatti berharap setelah seluruh peserta dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan, mereka dapat segera melanjutkan ke Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Langkah ini agar para guru berhak memperoleh sertifikat pendidik dan diakui sepenuhnya sebagai tenaga pendidik profesional.

Di akhir sambutan, ia mengajak seluruh peserta mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh, penuh percaya diri, serta senantiasa menjaga integritas dan kejujuran akademik.

Hal ini penting agar proses berjalan lancar dan melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara ilmu, tetapi juga berkarakter kuat.(**)

 


Lebih baru Lebih lama