Uang Nasabah Raib di Mesin ATM, BRI Langgur Diduga Lemah Sistem dan Lambat Tanggapi Pengaduan


Langgur,
Lintas-Timur.co.id - Dugaan lemahnya sistem keamanan dan pelayanan perbankan menimpa nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Langgur. Sejumlah dana nasabah dikabarkan hilang tanpa diketahui kejelasannya.


Kasus ini terungkap setelah adanya pengakuan yang menyebutkan pihak bank dinilai lalai dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.

Korban bernama Jaylani menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya. Awalnya, ia sudah mengajukan pengaduan sesuai prosedur yang diminta pihak bank. Namun, setelah menunggu hampir satu bulan, laporannya tidak kunjung ditindaklanjuti.

"Waktu itu saya datang ke ATM di Toko Asmart BTN Indah," ungkap Jaylani.

Kejadian bermula pada Rabu, 8 Maret 2026. Saat itu, Jaylani mencoba melakukan penarikan tunai sebesar Rp1.000.000.

Anehnya, uang tidak keluar dari mesin, namun saldo di rekening justru terdebet atau terpotong sejumlah uang yang hendak diambil tersebut.

"Mesin tidak mengeluarkan uang, tapi sistem mencatat transaksi berhasil," tambahnya.

Jaylani segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak BRI. Sayangnya, hingga berita ini dipublikasikan, belum ada tanggapan atau penyelesaian yang diberikan oleh pihak BRI Cabang Langgur.

Korban berharap pihak bank segera bertindak cepat untuk mengembalikan hak nasabah. Penanganan yang berlarut-larut dinilai dapat meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan.(**)

 

أحدث أقدم